Harga Listrik Per kWh Terbaru 2020 dan Cara Menghitungnya

harga-listrik-per-kwh-januari-maret-2020

Seperti yang diketahui bersama atau yang belum tahu agar lebih tahu, bahwa listrik yang diselenggarakan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PERSERO) setiap bulannya mengalami Tarif Adjusment atau harga listrik per kwh mengalami kenaikan.

Tarif listrik per kwh setiap bulannya bisa mengalami perubahan, hal ini dipengaruhi oleh 3 indikator, yakni nilai tukar mata uang Dollar Amerika terhadap mata uang Rupiah (kurs), harga minyak mentah atau Indonesian Crude Price (ICP), dan inflasi.

Ada 13 dari 37 golongan tarif listrik yang disediakan oleh PLN mengalami Tarif Adjusment / kenaikan harga listrik per kwh. Untuk mengetahui 13 golongan tarif listrik apa saja yang mengalami kenaikan harga, bisa disimak pada tabel Tarif Adjusment dibawah ini :

harga listrik per kwh terbaru 2020

Ketentuan harga listrik per kwh seperti pada tabel di atas, untuk ketetapan harga bulan Januari sampai maret 2020. Namun, setelah maret bisa mengalami perubahan lagi atau bisa tetap sebagai dasar tarif listrik selama Tahun 2020, tergantung 3 indikator yang sudah disebutkan di atas.

Setelah mengetahui tarif listrik yang terbaru untuk tahun ini, mudah-mudahan bisa lebih bijaksana dalam penggunaan energi listrik.

Agar lebih kontrol dalam penggunaan lisrik, bisa memulai dengan menghitung penggunaan listrik per hari dalam sebulan, bisa simak langkah-langkah berikut ini :

Berikut Cara Menghitung Tarif Listrik Yang Benar

harga listrik per kwh terbaru 2020

Hemat energi adalah hemat biaya. Bagaimana supaya hemat dalam penggunaan listrik? Gunakan listrik seperlu mungkin sesuai kebutuhan, hindari penggunaan listrik yang terlalu boros.

Agar penggunaan listrik tidak boros dan terkontrol, mulailah menghitung penggunaan energi listrik yang kerap digunakan sehari-hari, tentunya setelah mengetahui golongan tarif listrik yang digunakan.

Agar lebih mudah bisa langsung simak pada langkah-langkah berikut :

1. Menghitung Perangkat Listrik Dalam Rumah

Semua perangkat listrik yang digunakan sehari-hari kita rinci, sebagai contoh bisa simak pada contoh rincian dibawah ini :

Contoh pada golongan tarif 1300 VA Pra Bayar
1 Unit AC (Air Conditioner) 1 PK = 750 Watt
1 Unit TV Led 32″ = 58 Watt
1 Unit Mesin Cuci = 250 Watt
1 Buah Lampu Penerangan Jalan = 25 Watt
2 Buah Lampu Depan rumah @10 Watt = 20 Watt
3 Buah lampu dalam rumah @10 Watt = 30 Watt
2 Buah Lampu Dapur & KM @10 Watt = 20 Watt
1 Buah Lampu Dalam Rumah @45 Watt = 45 Watt
1 Unit Laptop Kerja = 50 Watt

Setelah semua perangkat listrik sudah terinci, selanjutnya mengestimasi penggunaan perangkat listrik tersebut berapa jam dalam per hari.

2. Estimasi Penggunaan Perangkat Listrik Per Hari

– Penggunaan AC (Air Conditioner) diasumsikan mulai jam 21.00 sampai jam 04.00, jadi sekitar 5 jam dan total konsumsi ac per hari yaitu : 750 Watt x 5 Jam = 3.750 Watt.

– Pemakaian Unit TV 32″ sekitar 8 Jam per hari, jadi konsumsi listrik per hari yaitu : 58 Watt x 8 Jam = 464 Watt.

– Pemakaian mesin cuci tentu rutin setiap hari, penggunaannya sekitar 2 jam dalam sehari. Jadi konsumsi listrik mesin cuci per hari yaitu : 250 Watt x 2 jam = 500 Watt.

– 1 Buah lampu penerangan jalan yang dinyalakan mulai jam 18.00 sampai jam 05.00, jadi sekitar 11 jam, total pemakaian per hari : 25 Watt x 11 Jam = 275 Watt.

– 2 buah lampu depan rumah dinyalakan mulai jam 18.00 sampai jam 05.00, sekitar 11 jam, jadi totalnya : 20 Watt x 11 = 220 Watt

– 3 buah lampu dalam rumah @15 Watt, menyala mulai jam 18.00 sampai 05.00, waktu menyala sama, yaitu 11 jam. Jadi total 30 Watt x 11 = 330 Watt.

– 2 buah lampu dapur dan km, diasumsikan menyala per hari 4 jam. Jadi total 20 watt x 4 jam = 80 watt

– 1 buah lampu 45 watt per hari menyala 4 jam, jadi total 45 watt x 4 jam = 180 watt.
– 1 buah laptop kerja menyala per hari 6 jam, jadi total 50 watt x 6 jam = 300 watt.

Total keseluruhan dari perangkat listrik yang digunakan dalam sehari yaitu :
3750 W + 464 W + 500 W + 275 W + 220 W + 330 W + 80 W + 180 W + 300 W = 6.099 Watt

3. Menghitung Tarif Listrik Per Hari dan Per Bulan

Setelah total pemakaian listrik per hari didapat, yaitu totalnya 6.099 Watt per hari. Untuk tarif listrik hitungannya adalah Kwh yaitu kilo watt per hour atau jam.

Maka dari total perangkat listrik yang digunakan per hari, menjadi :
6.099 watt : 1000 = 6,099 kWh.

Sedangkan golongan tarif yang digunakan yaitu 1300 VA PRA BAYAR, dengan tarif listrik per kWh yang terbaru untuk januari sampai maret 2020 yaitu Rp. 1.467,28

Jadi :6,099 kWh x Rp. 1.467,28 = Rp. 8.948,95
Apabila penggunaan listrik per hari sebesar di atas.
Maka penggunaan sebulan yaitu : Rp. 8.948,95 x 30 hari = Rp. 268.468,22

Hitungan di atas, dimana kondisi perangkat memang benar-benar aktif selama sehari dalam sebulan. Bijaksanalah dalam pemakaian listrik, ada kalanya menyalakan perangkat listrik seperlunya. Dan mana-mana perangkat dalam rumah yang membuat boros pemakaian listrik bisa kita kontrol.